Translate This

->
Showing posts with label Injil Barnabas. Show all posts
Showing posts with label Injil Barnabas. Show all posts

Wednesday, June 6, 2012

Inilah Injil Barnabas Yang Paling Diakui Islam.


Publik Turki dihebohkan dengan terungkapnya sebuah misteri yang terkandung dalam  Injil berusia 1500 tahun yang tersimpan di Turki. Yang membuat heboh, Injil kuno itu mengungkap sebuah fakta yang mengguncang keimanan, terutama bagi umat Kristiani. Betapa tidak. Injil Barnabas itu mengajarkan ajaran yang berbeda dibanding doktrin Kristen dunia.

Ya, Injil Barnabas itu meyakini Yesus (Isa) sebagai utusan, bukan Tuhan. Menurut Huffingtonpost, Injil Barnabas pun  meyakini adanya utusan (nabi) penerus risalah Isa, yang berasal keturunan Nabi Ismail, yakni Nabi Muhammad SAW.

Barnabas dipercayai sebagai salah seorang murid Isa di Yerussalem. Barnabas yang bernama asli Yusuf, bersama para murid lainnya menyebarkan ajaran Isa. Barnabas adalah seorang Yahudi suku Lewi yang berasal dari Siprus. Dalam Wikipedia, Hajj Sayed berpendapat. terdapat pertikaian antara Paulus dan Barnabas dalam surat Galatia ketika keduanya menjalani misi dakwah menuju Syprus (45-49 M).

injil barnabas

Ini yang mendukung perbedaan injil Barnabas dengan ajaran Paulus. Injil Barnabas ini berbeda dengan Kodeks Sinaiticus, karena menggunakan bahasa Aramik bukan Yunani kuno. Bahasa Aramik diyakini sebagai bahasa yang digunakan Nabi Isa atau Yesus. Berbeda dengan berbagai Injil lainnya, kitab Barnabas diyakini ditulis Barnabas selama berada di Siprus, setelah berpisah dari Paulus.

Di Siprus inilah pengikut Barnabas berkembang hingga lebih dari seribu tahun. Bila ditelusuri ada benang merah pengungkapan Injil Barnabas di Turki dengan tempat ajaran Barnabas yang berkembang di Siprus.

Sebuah Injil berusia 1.500 tahun yang menceritakan kedatangan Nabi Muhammad SAW ditemukan di Turki

Ada sebuah biara di utara Siprus Turki yang disebut sebagai Biara Rasul St Barnabas, yang didirikan oleh pengikut setia sekte Barnabas. Dan di dalam biara inilah diyakini Barnabas dikuburkan hingga ia meninggal dunia. Pengikut sekte Barnabas inilah yang diyakini menulis ulang Injil Barnabas pada abad ke-5 masehi.

Sekitar 1980-an, biara ini telah dirampok oleh sekelompok orang. Mereka menggali lantai dan dinding biara selama malam hari. Tidak diketahui apa yang mereka incar. Diduga sekelompok orang itu telah mencuri sesuatu terkubur di dalam dinding.

Seorang wartawan Siprus mengklaim telah menemukan salinan Alkitab yang sangat kontroversial dari St Barnabas. Ia kemudian mencoba menyelidiki fakta itu. Tak lama kemudian, ia temukan tewas tertembak.

Sekitar 12 tahun lalu, polisi Turki dalam sebuah operasi menemukan sebuah Alkitab tua dari seorang warga siprus yang hijrah ke Turki. Ada beberapa rumor tentang kabar itu. Pihak polisi tak membenarkan dan menolak kabar itu.

Saat ini Alkitab ini disimpan di museum negara Turki dan telah menjadi perhatian dunia termasuk dari Vatikan.


Sumber : http://aspal-putih.blogspot.com/2012/04/inilah-injil-barnabas-injil-yang-paling.html#ixzz1x4skbD27
Under Creative Commons License: Attribution

Wednesday, May 16, 2012

104. Ke-Maha Besaran Tuhan


Sesungguhnya ada manusia-manusia yang mempunyai perasaan batin dan air mata fisik. Tapi manusia yang berperilaku demikian, akan menjadi seorang Jeremiah.
Dalam soal menangis,Tuhan terutama mengukur tingkat kesedihan yang terkandung di dalamnya, daripada cucuran air mata.
Kemudian John berkata: “O, Guru, bagaimana tentang manusia yang menangis karena kehilangan harta benda miliknya daripada menangisi dosa-dosanya?"
Yesus menjawab: "Jika Herodes menitipkan sebuah mantel kepadamu agar engkau jaga dengan baik, kemudian setelah itu, dia mengambilnya kembali darimu, apakah masuk akal jika engkau menangis? "Tidak," kata John. Kemudian kata Yesus:
Sekarang, manusia tidak mempunyai alasan untuk menangis karena kehilangan sesuatu, atau menangis karena harapannya tidak terpenuhi karena semua adalah milik Allah. Berdasarkan hal ini, bukankah Tuhan mempunyai Kuasa untuk
berbuat sekehendak-Nya terhadap milik-Nya sendiri. 0. orang bodoh? Karena satu-satunya milikmu adalah dosa, dan oleh karena itu, engkau seharusnya menangis (atas dosa yang telah dilakukan), dan bukan menangis untuk hal lain.
Berkata Matius: "O, Guru, engkau telah mengaku di hadapan seluruh penduduk Yudea bahwa Tuhan tidak serupa dengan manusia. dan sekarang, engkau mengatakan bahwa manusia menerima dari tangan Tuhan. Berdasarkan ini, ketika Tuhan mempunyai tangan, Dia menjadi serupa dengan manusia."
Yesus menjawab: “Engkau salah, O, Matius,demikian pula dengan banyak manusia lain, yang tidak mengetahui maksud perkataan ini. Karena manusia itu seharusnya tidak mempertimbangkan aspek luar (bentuk) kata'kata, tapi aspek batin (yang tersirat), mengingat bahwa ucapan manusia itu adalah seperti halnya penafsir antara kita dengan Tuhan. Sekarang tidak tahukah engkau bahwa ketika Tuhan ingin berfirman kepada para leluhur kita di gunung Sinai, leluhur kita berseru:
"Bicaralah engkau Moses kepada kami, dan jangan biarkan Tuhan berfirman kepada kita. karena khawatir kami akan mati?" Dan apa yang telah difirmankan oleh Tuhan melalui nabi Yesaya, bahwasanya, betapa jauh jarak antara langit dengan bumi. demikian pula cara-cara Tuhan sangat jauh berbeda dengan cara-cara manusia, dan pemikiran- pemikiran Tuhan sangat berbeda dari pemikiran pemikiran manusia?
Injil Barnabas

Mukjizat Yesus di laut, dan Yesus menjelaskan dimana seorang nabi itu dapat diterima sebuah komunitas.


Yesus berangkat menuju pelabuhan Galilea dan
menumpang kapal yang berlayar menuju kotanya.
Nazareth; di tengah perjalanan, terjadi badai yang
menghantam kapal hingga hampir tenggelam. Yesus
tengah tertidur di atas haluan kapal, kemudian
murid-muridnya datang membangunkan dia, sambil
berseru: "O Guru, selamatkan dirimu, karena kita
akan tenggelaml” Mereka diliputi rasa cemas yang
Sangat, mengingat angin sangat kencang
berhembus berlawanan arah dengan kapal
sementara gelombang laut sedang tinggi-tingginya.
Yesus terbangun dan kemudian tengadah ke langit,
berdoa: "0 Elohim Sabaoth, berilah rahmat kepada
pelayan-pelayan-Mu." Ketika Yesus telah selesai
dengan doanya, tiba-tiba hembusan angin kencang
segera mereda dan laut menjadi tenang. Para kelasi
kapal merasa salah tingkah dengan perasaan rak
menentu, sambil bertanya-tanya: “Siapa gerangan
orang ini yang membuat laut dan angin menjadi
patuh kepadanya?"
Begitu tiba di kota Nazareth, para kelasi kapal
menyebarluaskan peristiwa ini ke seluruh penjuru
kota tentang apa yang telah diperbuat oleh Yesus,
rumah tempat Yesus menginap, dikerumuni oleh
banyak penduduk. Sedangkan kaum literati dan
ulama, ikut pula mendatangi Yesus, berkata: "Kami
telah mendengar mukjizat-mukjizat yang telah
engkau perbuat di laut dan di Yudea. Sekarang,
buatlah mukjizat di kampung halamanmu sendiri."
Yesus menjawab: "Generasi kafir ini ingin
ditunjukkan mukjizat, tapi mukjizat ini tidak akan
ditunjukkan kepada mereka, karena tidak ada
seorang nabi-pun yang diterima di kampung
halamannya sendiri. Semasa Elijah hidup, terdapat
banyak janda di Yudea. tapi dia tidak diutus untuk
merawat mereka kecuali terhadap seorang janda
dari Sidon. Terdapat banyak penderita lepra di
masa Elisha di Yudea, tapi tidak juga dia
menyembuhkan mereka kecuali Naaman dari Syria
yang telah disembuhkan."
Selanjutnya. para penduduk itu marah,
menangkap dan membawanya menuju tebing yang
curam untuk dilemparkan ke dalamnya. Tapi Yesus
berhasil menerobos kepungan mereka dan
melepaskan diri dari mereka.
Yesus terbangun dan kemudian tengadah ke
langit,
berdoa: "0 Elohim Sabaoth, berilah rahmat kepada
pelayan-pelayan-Mu." Ketika Yesus telah selesai
dengan doanya, tiba-tiba hembusan angin kencang
segera mereda dan laut menjadi tenang. Para kelasi
kapal merasa salah tingkah dengan perasaan rak
menentu, sambil bertanya-tanya: “Siapa gerangan
orang ini yang membuat laut dan angin menjadi
patuh kepadanya?"
Begitu tiba di kota Nazareth, para kelasi kapal
menyebarluaskan peristiwa ini ke seluruh penjuru
kota tentang apa yang telah diperbuat oleh Yesus,
rumah tempat Yesus menginap, dikerumuni oleh
banyak penduduk. Sedangkan kaum literati dan
ulama, ikut pula mendatangi Yesus, berkata: "Kami
telah mendengar mukjizat-mukjizat yang telah
engkau perbuat di laut dan di Yudea. Sekarang,
buatlah mukjizat di kampung halamanmu sendiri."
Yesus menjawab: "Generasi kafir ini ingin
ditunjukkan mukjizat, tapi mukjizat ini tidak akan
ditunjukkan kepada mereka, karena tidak ada
seorang nabi-pun yang diterima di kampung
halamannya sendiri. Semasa Elijah hidup, terdapat
banyak janda di Yudea. tapi dia tidak diutus untuk
merawat mereka kecuali terhadap seorang janda
dari Sidon. Terdapat banyak penderita lepra di
masa Elisha di Yudea, tapi tidak juga dia
menyembuhkan mereka kecuali Naaman dari Syria
yang telah disembuhkan."
Selanjutnya. para penduduk itu marah,
menangkap dan membawanya menuju tebing yang
curam untuk dilemparkan ke dalamnya. Tapi Yesus
berhasil menerobos kepungan mereka dan
melepaskan diri dari mereka.
s �agar sudi menerimanya sebagai pelayannya. Yesus
menjawab: "Sepuluh orang telah disembuhkan,
dimana yang sembilan?" Dan Yesus berkata kepada
orang yang telah disembuhkan ini: "Aku diutus
bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Oleh
karena itu, pergilah ke rumahmu dan kisahkan
kembali betapa Tuhan telah berbuat banyak kepada
dirimu, agar orang-orang mengetahui bahwa janji-
janji yang dibuat antara Tuhan dengan Abraham dan
puteranya dengan kerajaan Tuhan, semakin dekat. "
Penderita lepra yang telah disembuhkan itu
kemudian berpisah. dan begitu tiba di lingkungan
rumahnya. dia mengisahkan kembali betapa Tuhan
telah banyak berbuat di dalam dirinya melalui
Yesus.






Yesus meramalkan bahwa dirinya akan dikhianati, dan turun gunung, menyembuhkan sepuluh penderita lepra.


Ketika Yesus telah mengatakan ini, Peter
bertanya: “O Guru, ketahuilah bahwa kami telah
meninggalkan semuanya untuk menjadi
pengikutmu, akan jadi apa kami?"
Yesus menjawab: “Sesungguhnya, engkau di
hari pembalasan nanti akan duduk di sampingku,
memberikan kesaksian terhadap dua belas suku
Israel.”
Dan setelah mengatakan ini, Yesus menarik
nafas panjang (tanda mengeluh), sambil mengucap:
"O Tuhan. apa gerangan yang terjadi? Aku telah
memilih dua belas orang murid, tapi satu
diantaranya adalah setan."

Murid-murid terguncang sedih atas ujaran ini,
dan kemudian, dia yang menulis secara rahasia
kitab ini (Barnabas) menanyakan kepada Yesus
dengan berlinang air mata, bertanya: “ O tuan,
akankah setan menipuku, dan akankah aku akan
menjadi tidak bermoral?"
Yesus menjawab: "Jangan meratap sedih
Barnabas; karena mereka yang telah dipilih oleh
Tuhan sebelum menciptakan dunia ini tidak akan
binasa. Bergembiralah karena namamu telah
tertulis dalam Kitab Kehidupan."
Yesus menenangkan murid-muridnya dengan
mengatakan: "Jangan takut, karena orang yang
membenciku, tidak tergetar oleh nasihat-nasihatku
karena di dalam dirinya tidak terdapat perasaan
Ilahiah,"
Manusia manusia terpilih ini kemudian merasa
tenang dengan penjelasan Yesus ini. Selanjutnya,
Yesus berdoa dan murid-muridnya mengamini:
"Amin, kabulkanlah doa kami, Tuhan Yang Maha
Agung dan Pengasih. "
Setelah menyelesaikan ibadat ritualnya, Yesus
turun gunung bersama dengan murid-muridnya dan
bertemu dengan sepuluh penderita lepra, yang dari
kejauhan meratap: "Yesus, putera David, kasihaniah
kami'
Yesus memanggil mereka agar mendekat
kepadanya dan berkata kepada mereka: “Apa yang
kalian inginkan dariku, wahai saudaraku?"
Mereka memohon dengan sangat: “Sembuhkan
kami'
Yesus menjawab: "Ah, menyedihkan sekali
kalian ini, apakah kalian telah kehilangan akal
_'sehat sehingga kalian mengatakan: “Sembuhkan
kami' Tidakkah kalian melihat bahwa aku adalah
manusia biasa seperti kalian. Serulah Tuhan yang
menciptakan kalian: Dan Dia yang Maha Agung dan
Maha Pengasih akan menyembukan kalian.
Dengan air mata berlinang, para penderita
lepra menjawab: “Kami mengetahui bahwa engkau
adalah manusia biasa seperti kami, namun engkau
mewarisi kesucian Tuhan dan engkau-lah seorang
nabi Allah. Oleh karena itu, berdoalah engkau
kepada Tuhan, dan Dia akan menyembuhkan kami.
Selanjutnya, murid~murid memohon kepada
Yesus agar berdoa: “Tuhan, berilah rahmat kepada
mereka." (Pada mulanya) Yesus merasa keberatan,
tapi kemudian dia mengabulkan permohonan
mereka dan mulai berdoa: "Tuhan Yang Maha Agung
dan Pengasih, berilah rahmat dan Dengarkan
permohonan dari pelayan»Mu: dan Demi kasih
Abraham sesepuh kami dan demi perjanjian suci~
Mu, berilah rahmat atas permintaan orang-orang
ini dan berilah mereka kesehatan." Ketika Yesus
telah selesai memanjatkan doa, dia menoleh
kepada para penderita lepra dan berkala: "Pergi
dan tunjukkan dirimu kepada para pendeta sesuai
dengan hukum Tuhan."
Para penderita lepra ini kemudian berpisah, dan
di tengah perjalanan, kulit-kulit mereka telah
bersih dari lepra, salah seorang dari mereka,
menyadari bahwa dia telah disembuhkan, berbalik
kembali untuk menemui yesus, dan dia adalah
seorang keturunan ismail. Dan setelah bertemu
Yesus, dia bersujud menghormat kepadanya dan
berkata: "Sesungguhnya, engkau adalah manusia
suci yang mewarisi kesucian Tuhan," dan dengan
mengucap terima kasih, dia memohon kepada Yesus
agar sudi menerimanya sebagai pelayannya. Yesus
menjawab: "Sepuluh orang telah disembuhkan,
dimana yang sembilan?" Dan Yesus berkata kepada
orang yang telah disembuhkan ini: "Aku diutus
bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Oleh
karena itu, pergilah ke rumahmu dan kisahkan
kembali betapa Tuhan telah berbuat banyak kepada
dirimu, agar orang-orang mengetahui bahwa janji-
janji yang dibuat antara Tuhan dengan Abraham dan
puteranya dengan kerajaan Tuhan, semakin dekat. "
Penderita lepra yang telah disembuhkan itu
kemudian berpisah. dan begitu tiba di lingkungan
rumahnya. dia mengisahkan kembali betapa Tuhan
telah banyak berbuat di dalam dirinya melalui
Yesus.

Injil Barnabas

Friday, April 20, 2012

Setelah berpuasa selama empat puluh hari, Yesus memilih dua belas Apostle (rasul)

Yesus menuruni gunung dan berjalan sendirian sepanjang malam, jauh memasuki wilayah Yordania dan berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam, tidak makan secuil makanan pun sepanjang siang dan malam, serta terus memohon dengan segala kerendahan hati kepada Tuhan agar menyelamatkan umatnya di mana dia diutus oleh Tuhan kepada mereka. Dan ketika puasa empat puluh hari telah berakhir, dia merasa sangat lapar. Kemudian, menampaklah setan dihadapannya dan menggodanya dengan banyak rayuan, tapi Yesus berhasil menepis godaan-godaan itu dengan kekuatan firman Allah. Begitu setan berlalu, datanglah malaikat malaikat dan mengurus segala yang dibutuhkan oleh Yesus.
Yesus kemudian kembali ke Yerussalem dan mendapati penduduknya sangat bersuka-cita (menyambut kedatangannya), mereka berdoa untuknya dan mengarapkan agar sudi menginap di rumah mereka; karna ucapan-ucapannya tidak seperti ucapan golongan literati, tapi mengandung kekuatan yang menggugah sehingga hati mereka menjadi sangat tersentuh.
Yesus menyadari betapa besar jumlah mereka yang mendengarkan suara hati mereka untuk menjalani kehidupan berdasarkan hukum Tuhan, kembali mendaki bukit dan menghabiskan seluruh malam bermunajat, dan ketika harinya telah tiba, dia menuruni gunung dan memilih dua belas orang, dia menyebut mereka sebagai rasul-rasul (Apostles), diantaranya adalah Yudas Iscariot yang mati di tiang salib. Mereka adalah :Andreas dan saudaranya, Peter yang berprofesi sebagai nelayan. Barnabas, yang menuliskan Gospel ini bersama Matius, sang pengumpul pajak yang mengurusi penerimaan pajak; Yohanes dan James; putra putra Zabedee;Thaddeus dan Yudas; Bartholomew dan Philip;James dan Yudas Iskariot, sang pengkhianat. 
kepada mereka inilah Yesus mengungkapkan rahasia -rahasai Illahiyah: tapi terhadap Yudas Iscariot, Yesus memberinya tugas sebagai pembagi uang hadiah (pemberian dari orang -orang yang bersimpati kepada Yesus, penterjemah), tapi dia mencuri sepersepuluh dari setiap pemberian itu.

Wednesday, April 11, 2012

The First sermon of Jesus (peace be upon him)

The Phropet Jesus (Peace Be Upon him)
The entire population of Jerusalem is very excited with this news, they all rushed 
to the synagogue to see Jesus (Alaihissalam), which has been in it and praying. 
Synagogue could no longer accommodate them. Therefore, the pastor urged Jesus (Alaihissalam) by saying: 
"All these people want see You and hear (the sound) you: therefore, take into the pulpit, and if God gives you revelation, tell in the name of God" 
Then Jesus (Alaihissalam) climbed the dais where the literati (Ali Torah) ordinary speech, motioned with his hand as a gesture to "holy God Almighty and his mercy  has created his creatures in order to glorify Him. Glory to God who noble all the saints and all prophets before  everything, to send him in order to save the world, as He had said to David: "In front of Lucifer, the bright light of the Saint, I made you." 
"Glory to God who created the holy angels that serve Him. And the almighty holy God who punishes and condemns satan and his followers, who do not want to give respect to whom God wants them to be respected. Glory to God who created man from clay earth and designed it in the works His hand. Glory to God with love, which views tears of Adam and Eva, the first elders of mankind. Glory to God justly punishes Cain who killed his own brother, who sent a flood on the earth. 
The burning of three wicked city, which imposes a disaster to Egypt and destroyed Pharaoh at the Red sea, which scatters the enemies of His messengers, who punishes those who do not want to repent. Glory to God who pours full love to all creatures, and  He that sent the  holy prophet to them so that they are in the path of truth and virtue: to protect His servants from every evil and inheritance this earth to them as He promised to our elders to Abraham and his children. Then through His servant Moses, he bestowed us His holy law so that Satan can not deceive us: and He glorify us beyond all creatures  " 
But my brothers, what do we do now so we will not be punished for the sins of ours? 
Continued 
Gospel of Barnabas 

Tuesday, April 10, 2012

Khutbah Pertama Yesus (Alaihissalam )kepada jemaat: Ajaran Tuhan Yang Mempesona.


Jesus Alaihissalam
Seluruh penduduk Yerussalem sangat tergugah denganberita ini, sehinnga mereka semua bergegas
menuju rumah ibadat untuk melihat Yesus ( Alaihissalam), yang telah berada di dalamnya dan sedang bermunajat.
Rumah ibadat itu tidak dapat lagi menampung mereka. Oleh karena itu, para pendeta mendesak Yesus(Alaihissalam) dengan mengatakan:
"Semua orang ini ingin melihatkmu dan mendengar (suara)mu: oleh karena itu , naiklah ke atas mimbar dan jika Tuhan memberimu wahyu, sampaikanlah atas nama Tuhan"
Kemudian Yesus (Alaihissalam) menaiki mimbar tempat para literati ( Ali Taurat) biasa berpidato, mengerakkan tangannya sebagi isyarat agar " Maha suci Tuhan yang kebaikan dan rahmat-Nya telah menciptakan makhluk makhluk-Nya agar dapat memuliakaNya. Maha suci Tuhan yang telah memuliakan semua orang orang suci dan nabi nabi sebelum segala sesuatunya, untuk mengutus dia guna menyelamatkan dunia, sebagaimana Dia telah berfirman kepada David:" dihadapapan Lucifer, dalam terang cahaya para Santo, Aku Menciptakanmu."
"Maha suci Tuhan yang menciptakan malaikat-malaikat yang melayani Dia. Dan maha suci Tuhan yang menghukum dan mengutuk beserta para pengikutnya, yang tidak mau memberi hormat kepada siapa Tuhan menghendaki untuk dihormati. Maha Suci Tuhan yang menciptakan manusia dari lempung bumi dan merancangnya dalam karya karya -Nya. Maha Suci Tuhan yang dengan penuh kasih, yang memandang
air mata Adam  dan Eva, sesepuh pertama ummat manusia. Maha Suci Tuhan yang secara adil menghukum Cain (Qabil) yang membunuh saudaranya sendiri, yang mengirim banjir di bumi.
Yang membakar tiga kota durjana, yang menimpakan bencana kepada Mesir dan menghancurkan Pharaoh di laut Merah, yang mencerai-beraikan musuh musuh dari utusan utusan- Nya, yang menghukum orang orang yang tidak mau bertobat. Maha Suci  Tuhan yang dengan pehuh kasih memandang kepada makhluk makhluk Nya dan oleh karen itu mengutus nabi nabi suci kepada mereka agar mereka berada di jalur kebenaran dan kebajikan: yang melindungi para pelayan Nya dari setiap kejahatan dan mewariskan bumi ini kepada mereka sebagaimana yang telah Dia janjikan kepada sesepuh kita Abraham dan kepada anak nya. Kemudian melalui pelayan -Nya Moses, dia menganugrahi kita hukum suci-Nya sehingga setan tidak dapat menipu kita: dan Dia memuliakan kita melampaui semua makhluk makhlukNya"
Tapi saudara saudaraku apa yang kita lakukan sekarang sehinngga kita tidak akan dihukum atas dosa dosa kita?
Kemudian Yesus, dengan penuh semangat, menegur keras merea yang telah melupakan firman Tuhan dan melakukan tindakan yang sia sia; dia menegur dengan keras kaum pendeta atas kelalaian mereka dalam pelayanan kepada Tuhan dan atas kerakusan duniawi mereka; dia menegur keras kaum Literati (ahli Taurat) karena mereka mengkhotbahkan ajaran-ajaran yang tidak bermakna dan meninggalkan hukum tuhan; dia menegur keras ulama-ulama, karena mereka telah membuat hukum Tuhan menjadi tidak mempunyai pengaruh apa apa dalam tradisi mereka. Sedemikian bijak dan menyentuh khotbah Yesus (alaihissalam) ini sehingga semua yang mendengarkan, mencucurkan air mata dari lapisan sosial yang paling rendah hingga para elite masyarakat, memohon rahmat dan memohon agar Yesus mendoakan mereka: semuanya selamat kecuali para pendeta dan elite agama yang memendam kebencian kepada Yesus (alaihissalam), karena telah menyudutkan kaum pendeta,Literati dan para ulama. Dan mereka mengharapkan kematian Yesus (Alaihissalam) dalam hati mereka, tapi karena takut kepada mayoritas pendengar yang telah menerimanya sebagai nabi Allah, mereka terdiam seribu bahasa.
Yesus mengangkat kedua tanggannya dan berdoa kepada Tuhan, sementara para hadirin mencucurkan air mata mengucap:" kabulkanlah ya Tuhan. kabulkanlah." Doa telah berakhir, Yesus turun dari mimbar, keluar dari rumah ibadat: dan pada hari itu juga , dia meninggalkan Yerussalem dengan diikuti oleh banyak orang di belakangnya.
Sedangkan kaum pendeta saling membicarakan keburukan Yesus (alaihissalam) diantara mereka.
Injil Barnabas

Friday, April 6, 2012

Percakapan Yesus Dengan Penderita Lepra sebelum disembungkan Lewat Mukjizat.


Yesus (alaihissalam) menuruni gunung zaitun menuju Yerussalem dan bertemu dengan seorang penderita lepra,  yang melalui ilham Illahiah, mengetahui bahwa Yesus( alaihissalam) adalah seorang nabi, oleh karna itu, dengan berurai air mata, dia memohon kepadanya, dengan mengucapkan:
" Yesus, engkau adalah putra David, kasihanilah aku." Yesus menjawab;
'Saudaraku, apa yang engkau kehendaki dariku untuk aku lakukan padamu?"
Penderita lepra itu menjawab :"Tuan.Sembuhkan aku."
Yesus menegurnya dengan ucapan:
" Betapa bodohnya kamu ini, bermohonlah kepada Tuhan yang menciptakan kamu."
Penderita lepra menjawab:"Aku tahu bahwa engkau manusia, tapi engkau
adalah manusia suci yang bersumber dari kesucian Tuhan. Oleh karna itu berdoalah
kepada tuhan sehinnga Dia akan memberiku kesembuhan."
Kemudian Yesus (Moga moga salam bersamanya) menarik nafas panjang, berdoa
: "Tuhan yang Maha Agung, atas nama kasih dari nabi nabi suci Mu, berilah kesembuhan
kepada penderita sakit ini."
Baru saja Yesus Alaihissalam meneleseikan doanya dan penyakit lepra sudah sembuh.
(Injil Barnabas)

Malaikat Jibril (Gabriel) menegur Yoseph.

Ketika Yoseph mengetahui bahwa Maria (maryam) telah mengandung, telah berfikir untuk
menolak untuk menikahi dengannya karna takut Tuhan. Perhatikan ketika ia tertidur, dia
ditegur dengan keras oleh malaikat yang diutus Tuhan dengan ucapan:
" Hai Yoseph, mengapa engkau menolak Maria sebagai istrimu? Ketahuilah bahwa semua
yang telah terjadi atas dirinya adalah kehendak Tuhan. Sang Perawan akan melahirkan
jabang bayi, dimana engkau akan menyebutnya sebagai Isa (Jesus), hendaknya engkau men-
jauhkannya dari setiap daging haram, karena dia adalah orang suci yang kesuciannya bersum
ber dari kesucian Tuhan dari dalam rahim ibunya. Dia adalah nabi Allah yang diutus kepada
bangsa Israel agar dia dapat mengubah (perilaku) suku suku Yudah dan agar bani Israel
menjalani hidup sesuai dengan hukum Tuhan sebagaimana telah tertulis dalam hukum
nabi Musa (moses). Dia akan datang dengan kekuatan dahsyat, yang dia peroleh
dari Tuhannya dan akan melakukan tindakan tindakan penuh mukjizat sehingga banyak
orang yang akan diselamatkan."
Yoseph terbangun dari tidur, bersyukur kepada Tuhan dan mematuhi (perintah Tuhan) untuk
menikahi Maria sepanjang hidupnya, mengabdi Tuhan dengan penuh Ikhlas.
(Injil Barnabas)

Wednesday, March 21, 2012

Injil Barnabas Yang Membenarkan Kenabian Muhammad SAW: Pengajaran Yesus Alaihissalam tentang kehidupan.

Meski terlihat kurang rapi hasil scanner yang saya usahakan, namun karna niat yang mendalam untuk tetap mempostingkan Injil Barnabas, saya tetap postingkan dengan hasil yang masih acak acakan. Besar harapan saya ,kita dapat ambil pelajaran dari Nabi Barnabas tentang ajaran Nabi Isa Alaihissalam. Betapapun diperdebatkannya tentang keautentikannya oleh Sekte Kristiani yang berkuasa, maka kita dapat mengujinya lewat hati sanubari kita. Barang yang benar akan memancarkaan Nuur dan Ruhul Qudus, sedangkan barang yang salah akan menjadikan hati gelisah dan bimbang terkecuali hati yang sudah dipenuhi oleh titik titik kejahatan (kebathilan) yang tertutup untuk melihat ma'rifat Illahi. Wallahu A'lam Bisshowab.
silahkan klik untuk memperjelas
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...